News

Soal Superflu, Kadinkes Kota Tasikmalaya Minta Warga Tetap Tenang

40
×

Soal Superflu, Kadinkes Kota Tasikmalaya Minta Warga Tetap Tenang

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr. H. Asep Hendra Hendriana, MM, menegaskan bahwa varian influenza A (H3N2) subclade K tidak lebih berbahaya dibandingkan influenza musiman biasa dan tidak mematikan seperti COVID-19.

Penegasan tersebut disampaikan dr. Asep kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (29/1/2026), menanggapi maraknya pemberitaan terkait istilah superflu yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat.

“Berdasarkan penegasan dari Menteri Kesehatan RI Bapak Budi Gunadi Sadikin yang saya terima, masyarakat diminta tetap tenang dan menjaga kesehatan agar daya tahan tubuh tetap optimal. Saya juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya untuk menjaga kesehatan, apalagi di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini,” ujar dr. Asep.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terhadap varian influenza tersebut.

“Apakah ini mematikan seperti COVID-19? Tidak. Yang penting masyarakat menjaga imunitas, istirahat cukup. Kalau pun terkena, kondisinya sama seperti flu biasa dan bisa pulih kembali,” katanya.

dr. Asep kembali menekankan bahwa influenza A (H3N2) subclade K bukanlah penyakit baru dan tidak memiliki tingkat keganasan seperti COVID-19.

“Jadi tidak usah khawatir berlebihan. Ini bukan seperti COVID-19 yang mematikan. Ini adalah influenza biasa,” tegasnya.

Ia menjelaskan, istilah superflu yang kini marak digunakan sebenarnya bukan nama resmi penyakit atau virus baru. Istilah tersebut merujuk pada meningkatnya kasus influenza musiman yang disebabkan oleh virus influenza A (H3N2) subclade K di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

“Nama superflu itu istilah populer saja, bukan istilah medis resmi. Yang terjadi adalah peningkatan penularan influenza musiman dalam waktu yang relatif cepat,” jelas dr. Asep.

Menurut dia, secara umum gejala influenza A (H3N2) subclade K serupa dengan flu musiman, antara lain demam tinggi, batuk dan pilek, sakit tenggorokan, sakit kepala dan nyeri otot, serta tubuh terasa lemas.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya merekomendasikan masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya melalui imunisasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, lanjut usia, dan penderita penyakit penyerta.

“Vaksin influenza tahunan tetap direkomendasikan karena dapat menurunkan risiko sakit berat dan rawat inap,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker saat sakit, mengonsumsi makanan bergizi, serta beristirahat cukup guna menjaga daya tahan tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *