News

Gotong Royong Bersih Lingkungan, Warga Panyingkiran Perkuat Solidaritas Sosial

73
×

Gotong Royong Bersih Lingkungan, Warga Panyingkiran Perkuat Solidaritas Sosial

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | Kegiatan kebersihan rutin melalui gotong royong dinilai menjadi faktor kunci dalam membangun kekompakan warga, meningkatkan solidaritas sosial, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Hal tersebut tercermin dalam agenda rutin bersih-bersih lingkungan yang dilaksanakan Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jumat 30 Januari 2026.

Kegiatan gotong royong tersebut dimulai dari sepanjang Jalan RE Martadinata hingga kawasan Jati, tepatnya di belakang SMAN 2 Kota Tasikmalaya. Sejumlah warga tampak antusias membersihkan saluran air, jalan, dan area sekitar permukiman.

Di sela kegiatan, Lurah Panyingkiran, Maman Permana, terlihat turun langsung membersihkan jalan dengan sapu di tangan. Ia mengatakan, keterlibatan aparatur kelurahan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk keteladanan sekaligus upaya mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Melalui himbauan surat dan juga media sosial seperti TikTok, Facebook, dan Instagram, kami terus mengajak warga agar tidak membuang sampah sembarangan, membuang sampah pada tempatnya, serta mulai memilah sampah dari rumah,” ujar Maman saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurut Maman, pendekatan persuasif dan komunikasi aktif menjadi kunci untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga menilai, dukungan anggaran dapat menjadi stimulus yang mendorong semangat warga untuk terus terlibat dalam kegiatan gotong royong.

“Anggaran yang memadai memungkinkan kebersihan lingkungan dilakukan secara lebih maksimal, baik di saluran air, gang, maupun jalan. Saya berharap ada anggaran pada setiap kegiatan sebagai motivasi, sekaligus untuk menumbuhkan dan menguatkan kembali budaya gotong royong di masyarakat melalui swadaya,” katanya.

Maman merinci sejumlah capaian yang diharapkan dari kegiatan gotong royong rutin tersebut. Selain meningkatkan kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga berkontribusi dalam mempererat silaturahmi antarwarga, memperkuat hubungan antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat, serta menumbuhkan kembali nilai-nilai kebersamaan.

“Tujuannya antara lain mempererat tali persaudaraan antarwarga, memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, menumbuhkan sikap gotong royong, meningkatkan kebersihan lingkungan, dan pada akhirnya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan cinta lingkungan dan bersih-bersih tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya melalui Program Berseka (Bersih, Sehat, Kayungyun, Asri, Hijau, Nyaman, dan Berkelanjutan). Program ini mendorong kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dan pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan.

Melalui Program Berseka, Pemprov Jawa Barat secara aktif mendorong pengelolaan sampah dari hulu, penanaman pohon, serta peningkatan kesadaran ekologis masyarakat guna menciptakan lingkungan yang asri dan berkelanjutan.(Ryan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *