TASIK.TV | Perusahaan minuman kekinian Nyegerin menggelar kegiatan halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat hubungan kekeluargaan antara manajemen dan karyawan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa 24 Maret 2026 dan diikuti oleh seluruh jajaran perusahaan yang kini telah memasuki usia tujuh tahun berdiri.
Suasana kebersamaan tampak terasa dalam kegiatan tersebut. Para karyawan dan manajemen saling bersalaman dan bermaaf-maafan setelah menjalani aktivitas kerja selama bulan Ramadhan serta libur Idul Fitri.
Manager Lapangan Nyegerin, Kamal, mengatakan bahwa halal bihalal menjadi momen penting untuk membangun kembali semangat kerja serta memperkuat hubungan antarpegawai.
“Kami menggelar halal bihalal untuk mempererat silaturahmi, menciptakan suasana kerja yang harmonis, dan meningkatkan kekompakan tim setelah libur Lebaran,” ujar Kamal kepada awak media di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang rekonsiliasi bagi seluruh karyawan dan manajemen agar hubungan kerja tetap terjaga dengan baik.
“Acara ini juga menjadi ajang bermaaf-maafan untuk meningkatkan motivasi kerja, menghapus kesalahpahaman, serta memperkuat kolaborasi antara karyawan dan manajemen agar kinerja perusahaan kembali maksimal,” katanya.
Menurut Kamal, tradisi halal bihalal memiliki manfaat besar bagi perusahaan, terutama dalam membangun solidaritas serta kerja sama tim. Dalam industri kuliner yang memiliki ritme kerja cepat, kekompakan antarpegawai dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan dan produktivitas.
Selain itu, momentum halal bihalal juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi sekaligus penyamaan visi perusahaan ke depan.
“Momen ini bisa digunakan untuk memberikan apresiasi atas kerja keras karyawan selama Ramadhan sekaligus menyemangati tim agar mampu mencapai target penjualan berikutnya,” ujar dia.
Sementara itu, salah seorang karyawan Nyegerin, Dani, menilai kegiatan halal bihalal mampu menciptakan hubungan kerja yang lebih terbuka antara karyawan dan manajemen.
“Dengan saling memaafkan, sekat antara atasan dan bawahan bisa hilang sehingga komunikasi ke depannya menjadi lebih mudah,” kata Dani.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk perhatian perusahaan terhadap para karyawannya.
Menurut dia, perusahaan bahkan memanfaatkan momentum halal bihalal untuk mengenalkan produk baru sekaligus memberikan hampers minuman kekinian sebagai bentuk apresiasi kepada karyawan.
“Hal ini membuat kami merasa dihargai. Dampaknya tidak hanya secara spiritual, tetapi juga sosial karena dapat meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan,” ujarnya.
Selama tujuh tahun beroperasi, Nyegerin terus berupaya menjaga budaya kerja yang mengedepankan kekeluargaan.
Manajemen berharap kegiatan semacam ini dapat terus memperkuat solidaritas internal sekaligus mendorong peningkatan kinerja perusahaan di tengah persaingan industri minuman kekinian yang semakin kompetitif.(Ryan)











