News

Kejar Asa dan Perjalanan Candice Ama Menghidupkan Kembali Lagu Anak Inspiratif

159
×

Kejar Asa dan Perjalanan Candice Ama Menghidupkan Kembali Lagu Anak Inspiratif

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | Industri musik anak di Indonesia kembali mendapatkan warna baru melalui kehadiran penyanyi muda, Candice Ama. Remaja berusia 13 tahun asal Tasikmalaya ini merilis single bertajuk “Kejar Asa” yang mengusung pesan motivasi bagi generasi seusianya.

Di tengah minimnya lagu anak yang edukatif, “Kejar Asa” hadir sebagai alternatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dorongan semangat bagi para pelajar dalam meraih cita-cita.

Bakat seni Candice telah terlihat sejak usia dini. Sebelum terjun ke dunia tarik suara, ia dikenal sebagai pelukis cilik yang kerap meraih juara dalam berbagai lomba menggambar sejak tingkat Raudhatul Athfal hingga sekolah dasar.

Minatnya terhadap dunia musik mulai berkembang saat ia duduk di kelas 4 sekolah dasar. Sejak saat itu, Candice mulai menekuni latihan vokal secara lebih serius hingga berhasil masuk jajaran Top 10 Finalis Nasional Sanremo Junior Italy 2025. Prestasi tersebut turut mengantarkannya diterima di SMP Negeri 5 Tasikmalaya melalui jalur prestasi.

Lagu “Kejar Asa” diciptakan oleh Julia Gunawan yang juga merupakan kerabat Candice. Ia mengungkapkan bahwa proses kreatif penulisan lirik tidak berjalan mudah.

“Menulis lagu untuk anak-anak ternyata cukup menantang. Saya sempat mencoba selama berbulan-bulan, tetapi belum menemukan formulasi yang tepat,” ujar Julia.

Menurut dia, inspirasi justru muncul setelah melalui proses refleksi dan doa. Dalam waktu singkat, lirik lagu akhirnya tersusun dengan mengambil inspirasi dari perjalanan hidup Candice sejak kecil.

Proses rekaman lagu tersebut juga berjalan relatif cepat. Candice mampu menyelesaikan rekaman dalam waktu sekitar dua jam, lebih singkat dari perkiraan awal.

Video klip “Kejar Asa” mengangkat konsep keseharian anak sekolah dengan pendekatan visual yang sederhana dan natural. Melalui konsep tersebut, Candice ingin menyampaikan bahwa berbagai tantangan dalam dunia pendidikan tidak boleh menjadi penghalang untuk terus berprestasi.

Pengalaman Candice di dunia seni peran turut membantu penampilannya di depan kamera. Ia diketahui pernah bergabung dalam komunitas film pendek di sekolah serta terlibat dalam sejumlah proyek sineas lokal Tasikmalaya.

Sejak dirilis, “Kejar Asa” mendapat respons positif dari masyarakat. Dalam beberapa hari, video klip lagu tersebut telah ditonton lebih dari 2.000 kali di YouTube dan didengarkan lebih dari 4.000 kali melalui platform Spotify.

Candice mengaku bersyukur atas sambutan yang diberikan pendengar. Menurut dia, salah satu respons yang paling berkesan adalah ketika lagu tersebut dianggap mampu menjadi penyemangat bagi para pelajar.

“Senang sekali ketika ada yang bilang lagu ini bisa memotivasi dalam belajar,” ujar Candice.

Meski mulai dikenal luas, Candice menegaskan dirinya tetap berkomitmen untuk menjalani kehidupan sebagai pelajar. Ia mengaku selalu mengingat pesan dari orangtuanya agar tetap rendah hati.

“Saya diingatkan untuk tidak membawa kehidupan panggung ke keseharian. Saya tetap fokus sekolah dan belajar untuk masa depan,” katanya.

Ke depan, Candice bersama Julia Gunawan berencana merilis karya-karya berikutnya. Mereka berharap “Kejar Asa” dapat diterima secara luas dan menjadi salah satu lagu yang menginspirasi anak-anak Indonesia dalam meraih cita-cita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *