TASIK.TV | Suasana Pendopo Kota Banjar dipenuhi nuansa kebersamaan pada Minggu 17 Mei 2026 saat Pemerintah Kota Banjar menggelar kegiatan sosial bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) serta Gandara Group37.
Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan bagi masyarakat serta dukungan pembangunan sarana ibadah di sejumlah wilayah Kota Banjar.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 500 paket sembako diserahkan kepada anak yatim piatu dan warga lanjut usia. Selain itu, bantuan material berupa 1.500 sak semen juga diberikan kepada sejumlah DKM untuk mendukung pembangunan masjid.
Wali Kota Banjar, H. Sudarsono, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam kegiatan sosial tersebut. Menurut dia, sinergi seperti ini memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kesejahteraan dan penguatan fasilitas keagamaan.
“Pemerintah Kota Banjar terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sarana keagamaan. Kehadiran dukungan dari berbagai pihak tentu menjadi kekuatan besar bagi kami,” ujar Sudarsono.
Ia menilai bantuan yang diberikan bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarlembaga dan masyarakat demi mendukung pembangunan daerah.
“Kolaborasi antara pusat, daerah, dan pihak swasta ini menjadi contoh sinergi yang baik untuk kemajuan Kota Banjar,” katanya.
Sementara itu, Irjen Kemendes PDTT Dr. Masyhudi SH MH mengatakan pembangunan desa menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan bangsa. Ia menyebut kualitas kehidupan masyarakat desa akan sangat menentukan perkembangan Indonesia ke depan.
Masyhudi mengungkapkan, setelah puluhan tahun berkarier sebagai jaksa, dirinya kini mendapat amanah untuk terlibat langsung dalam upaya pemberdayaan masyarakat desa agar lebih sejahtera.
“Desa menjadi fondasi kemajuan negara. Jika desa berkembang, maka Indonesia juga akan maju,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut tidak hanya bernilai materi, tetapi juga mencerminkan semangat kepedulian dan gotong royong yang harus terus dijaga di tengah masyarakat.
“Yang terpenting bukan hanya isi bantuannya, tetapi nilai kebersamaan dan kepedulian di dalamnya. Kita ingin budaya saling membantu terus hidup di tengah masyarakat,” kata Masyhudi.
Menurut dia, semangat gotong royong menjadi kekuatan penting agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan bersama-sama.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Gandara Group37 sekaligus Ketua MUI Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi, turut menyampaikan doa bagi keberlangsungan program sosial tersebut. Ia berharap kegiatan kemanusiaan yang dilakukan dapat membawa manfaat luas bagi masyarakat dan memperkuat hubungan antarelemen bangsa.
KH Aminudin juga mendoakan agar para pemimpin yang terlibat dalam kegiatan itu diberikan amanah serta kemampuan untuk terus mengabdi kepada masyarakat.
Gandara Group37 sendiri disebut terus berkomitmen menjalankan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Bagi mereka, berbagi dan memberi manfaat bagi sesama menjadi bagian penting dalam membangun kebahagiaan bersama.











