TASIK.TV | Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Tasikmalaya menggelar kegiatan advokasi keterpaduan keamanan pangan dalam Program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) di Kota Banjar, Kamis 9 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Gunung Babakan, Sekretariat Daerah Kota Banjar ini dihadiri oleh Wali Kota Banjar Sudarsono, Sekretaris Daerah Soni Harison, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan lokus intervensi program.
Kepala Balai POM di Tasikmalaya Iltizam Nasrullah menegaskan bahwa keamanan pangan memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Menurut dia, ketersediaan pangan yang aman menjadi syarat utama untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.
“Pangan yang aman merupakan fondasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ketidakpastian keamanan pangan tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga dapat menurunkan produktivitas ekonomi,” ujar Iltizam.
Dalam kesempatan tersebut, Balai POM juga memaparkan langkah konkret melalui pelaksanaan program keamanan pangan terpadu.
Program tersebut mencakup tiga kegiatan utama, yakni Sekolah dengan Budaya Keamanan Pangan, Desa Pangan Aman, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.
Wali Kota Banjar Sudarsono menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan pangan yang beredar di masyarakat aman dan layak konsumsi.
Ia menekankan pentingnya pengawasan dan edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat semakin sadar akan keamanan pangan.
“Melalui kerja sama yang berkelanjutan, diharapkan upaya perlindungan kesehatan masyarakat dapat semakin optimal,” kata Sudarsono.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjar Soni Harison turut memaparkan dukungan kebijakan pemerintah daerah terhadap implementasi program Germas SAPA.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemaparan lanjutan dari Balai POM serta penandatanganan komitmen bersama dalam pelaksanaan program tersebut.
Melalui kegiatan advokasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara Balai POM di Tasikmalaya dan Pemerintah Kota Banjar dalam menciptakan sistem pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.











