TASIK.TV | Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya menggelar seminar bertema “Bullying dan Kekerasan Seksual: Masalah dan Solusi” di aula SMPN 1 Rajapolah, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para guru SMPN 1 Rajapolah sebagai upaya penguatan kapasitas tenaga pendidik dalam mendeteksi dan mencegah kekerasan di lingkungan sekolah.
Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, dalam paparannya mengupas secara komprehensif mengenai praktik perundungan (bullying), bentuk-bentuk kekerasan seksual yang kerap terjadi di lingkungan pendidikan, hingga langkah penanganan yang harus dilakukan pihak sekolah.
Ia menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga bisa berupa kekerasan verbal, psikologis, maupun perundungan melalui media digital.
“Bullying sering kali dianggap hal biasa atau sekadar candaan. Padahal dampaknya bisa sangat serius terhadap kondisi psikologis anak, bahkan berpengaruh pada prestasi dan masa depannya,” ujar Ato.
Selain membahas pola dan dampak bullying, Ato juga memaparkan mekanisme penanganan serta sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurut dia, pemahaman tentang aspek hukum penting diketahui oleh tenaga pendidik agar sekolah tidak salah langkah dalam menangani kasus.
“Guru harus memahami prosedur penanganan, mulai dari deteksi dini, pendampingan korban, hingga koordinasi dengan pihak terkait. Termasuk memahami konsekuensi hukum bagi pelaku jika kasus masuk ke ranah pidana,” katanya.
Melalui seminar ini, KPAID berharap para guru mampu melakukan deteksi dini terhadap perilaku bullying maupun indikasi kekerasan seksual di lingkungan sekolah.
Upaya preventif, lanjut Ato, menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.
“Kami berharap para guru semakin peka terhadap perubahan perilaku siswa. Dengan deteksi dini dan tindakan preventif, praktik bullying bisa ditekan bahkan dihilangkan dari lingkungan sekolah,” ujarnya.











