News

Dorong Produk Lokal, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Welder Club dan Lomba Karya Las

7
×

Dorong Produk Lokal, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Welder Club dan Lomba Karya Las

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | Pemerintah Kota Tasikmalaya menggagas penguatan sektor pengelasan melalui kolaborasi bersama Komunitas Bengkel Las Indonesia (KBLI) dan Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (KAUNSOED) Priangan Timur. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam agenda silaturahmi pengusaha bengkel las dan juru las se-Kota Tasikmalaya dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 4 Februari 2026 di Gedung PPIK Kota Tasikmalaya. Agenda ini tidak hanya menjadi ajang temu dan jejaring antar pelaku usaha pengelasan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.

Selain silaturahmi, panitia juga menyiapkan lomba seni daur ulang besi bekas yang menampilkan karya kreatif para juru las dan bengkel las. Karya terbaik akan mendapatkan hadiah dari Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan.

Wali Kota Tasikmalaya menilai potensi sektor pengelasan di daerahnya sudah cukup kuat, baik dari sisi keterampilan maupun sumber daya manusia. Namun, potensi tersebut perlu terus didorong agar mampu menghasilkan produk lokal yang berdaya saing.

“Potensi, skill, dan SDM bidang pengelasan di Tasikmalaya sebenarnya sudah baik. Saya ingin mengetuk hati para pengusaha dan pekerja bengkel las agar lebih percaya diri memasarkan jasa dan terus meningkatkan keterampilan urang Tasik,” ujar Viman.

Sementara itu, Kepala Dinas KUKM Perindag Kota Tasikmalaya, Sofian Zaenal Mutaqien, mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan deklarasi komunitas Welder Club Tasik sebagai wadah komunikasi dan pengembangan juru las lokal.

“Nanti akan dideklarasikan Welder Club Tasik. Cukup dengan foto KTP, juru las sudah bisa bergabung, bersilaturahmi, dan saling berbagi pengalaman,” kata Sofian.

Sekretaris Jenderal KBLI, Nirwan Lesmana, menambahkan bahwa hasil karya para peserta lomba akan dipoles dan dipajang sebagai produk UMKM yang dapat dipasarkan secara luas kepada masyarakat.

“Jangan menunggu semuanya sempurna untuk melangkah. Api besar selalu berawal dari percik api kecil yang barokah,” ujar Nirwan dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).

Sebagai informasi, wilayah Tasikmalaya dan daerah sekitarnya seperti Garut, Ciamis, dan Pangandaran sejak lama dikenal memiliki tradisi keterampilan pengelasan yang diwariskan secara turun-temurun. Tidak sedikit pelaku usaha yang memulai dari bengkel kecil di rumah, hingga kini berkembang menjadi pengusaha toko besi dan jasa pengelasan berskala besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *