News

Marisa dan Adinda Raih Gelar Puteri Kebaya di Ajang Priangan Bamboo Fest Kriya Loka 2025

245
×

Marisa dan Adinda Raih Gelar Puteri Kebaya di Ajang Priangan Bamboo Fest Kriya Loka 2025

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | Ajang Pemilihan Puteri Kebaya 2025 sukses digelar dalam rangkaian Priangan Bamboo Fest Kriya Loka 2025 yang berlangsung di Kota Tasikmalaya pada 12–14 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi panggung apresiasi bagi generasi muda yang peduli dan mencintai budaya tradisional, khususnya kebaya sebagai warisan busana nusantara.

Dalam ajang tersebut, Marisa Nurfadillah didaulat sebagai Juara 1 Puteri Kebaya Cilik 2025. Sementara itu, gelar Puteri Kebaya Remaja Dewasa 2025 diraih oleh Adinda Aurora Laurin.

Keduanya berhasil memikat dewan juri melalui penampilan, wawasan budaya, serta kepercayaan diri dalam membawakan kebaya sebagai identitas budaya bangsa.

Pimpinan Demode Artist Management, Deny Suarghany, mengaku bangga atas capaian para anak didiknya yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional.

“Kami dari Demode Artist Management merasa sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh anak-anak didik kami. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten, disertai penanaman nilai budaya sejak dini, dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi dan berkarakter,” ujar Deny dalam keterangannya.

Menurut Deny, ajang Pemilihan Puteri Kebaya bukan sekadar kompetisi kecantikan, melainkan sarana edukasi dan pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami makna kebaya sebagai simbol identitas, keanggunan, serta nilai luhur budaya Indonesia.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak dan remaja diajak untuk mencintai, memahami, dan melestarikan kebaya. Ini penting agar di tengah arus modernisasi, generasi muda tetap memiliki kebanggaan terhadap budaya sendiri,” kata dia.

Baca juga: Gebyar Anniversary Demode, Fashion, Talent Show, Hingga Bintang Iklan Nasional Ramaikan Tasikmalaya

Ajang Pemilihan Puteri Kebaya 2025 ini merupakan bagian dari agenda kegiatan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tasikmalaya yang berkolaborasi dengan komunitas perias Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah promosi kriya, seni, dan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Sebanyak 50 peserta dari wilayah Priangan Timur turut ambil bagian dalam ajang ini. Para peserta berasal dari berbagai jenjang usia dan pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA. Antusiasme peserta dan dukungan orang tua menjadi gambaran besarnya minat generasi muda terhadap kegiatan berbasis budaya.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya beserta wakilnya, yang merupakan Ibu Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pelestarian budaya daerah melalui pembinaan generasi muda.

Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan dan dikembangkan dengan konsep yang lebih inovatif ke depan, sehingga kecintaan terhadap kebaya dan budaya lokal tetap tumbuh dan mengakar di kalangan generasi muda, khususnya di era digital saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *