News

RSUD KHZ Musthafa Siapkan Poli Khusus dan Tim Bayangan Selama Libur Lebaran

25
×

RSUD KHZ Musthafa Siapkan Poli Khusus dan Tim Bayangan Selama Libur Lebaran

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan selama masa libur panjang dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Selain mengoperasikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam, rumah sakit juga menyiapkan layanan khusus bagi pasien rawat jalan yang membutuhkan kontrol rutin.

Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD KHZ Musthafa, dr Leni Mulyani, mengatakan pihak rumah sakit tidak akan menutup sepenuhnya pelayanan rawat jalan selama periode libur Lebaran.

Sebagai solusi, manajemen rumah sakit berencana membuka satu poli khusus yang akan melayani berbagai kebutuhan pasien dalam satu tempat.

“Kami akan membuka satu poli khusus pada masa libur, baik sebelum maupun sesudah Lebaran. Layanan ini diprioritaskan untuk pasien yang harus tetap melakukan kontrol, seperti ganti perban pascaoperasi atau pasien yang tidak boleh terputus obatnya, misalnya pasien dengan terapi obat kejang,” ujar Leni, Rabu (11/3/2026).

Selain memastikan layanan rawat jalan tetap tersedia, RSUD KHZ Musthafa juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan jumlah pasien di Instalasi Gawat Darurat yang biasanya terjadi saat musim mudik.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, rumah sakit menyiapkan tambahan tenaga medis melalui sistem tim cadangan.

Menurut Leni, pelayanan IGD selama ini dijalankan oleh tiga tim utama yang bekerja dalam tiga shift. Namun selama periode Lebaran, pihak rumah sakit juga menyiapkan satu tim tambahan yang bersifat siaga.

“Selain tiga tim utama yang bertugas secara bergantian, kami menyiapkan satu tim bayangan yang standby di rumah masing-masing. Jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan pasien, tim tersebut dapat segera dipanggil untuk membantu pelayanan,” jelasnya.

Di luar persiapan menghadapi masa libur Lebaran, RSUD KHZ Musthafa juga tengah melakukan berbagai upaya peningkatan kapasitas layanan kesehatan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menambah jumlah tempat tidur pasien secara bertahap.

Pada tahap pertama yang direncanakan berlangsung pada tahun 2026, kapasitas tempat tidur yang saat ini berjumlah 248 unit akan ditingkatkan menjadi 270 unit. Selanjutnya pada tahap kedua yang ditargetkan pada 2027, kapasitas tersebut direncanakan kembali bertambah hingga mencapai 300 tempat tidur.

Selain penambahan fasilitas fisik, rumah sakit juga berupaya mengoptimalkan pemanfaatan sejumlah peralatan medis berteknologi tinggi yang telah dimiliki, seperti CT Scan, mamografi, serta alat panoramik.

“Kami ingin memastikan seluruh peralatan medis yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” kata Leni.

Sementara itu, kondisi keuangan rumah sakit juga mulai membaik setelah adanya pembayaran piutang dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terkait program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD KHZ Musthafa, Wiwin Winaningsih, mengatakan Pemkab Tasikmalaya telah menyalurkan dana sebesar Rp 23,4 miliar pada 26 Februari 2026 untuk membantu pelunasan sebagian kewajiban rumah sakit.

Menurut Wiwin, dana tersebut dimanfaatkan untuk memperbaiki arus kas operasional rumah sakit.

Sebanyak Rp 20 miliar dialokasikan untuk melunasi kewajiban kepada Bank BJB, sementara Rp 3,4 miliar lainnya digunakan untuk membayar utang perbekalan kesehatan, termasuk pengadaan obat-obatan, oksigen, serta biaya praktik pelayanan medis.

“Alhamdulillah setelah pembayaran tersebut, sisa utang Jamkesda kini tinggal sekitar Rp 8 miliar. Hal ini tentu sangat membantu operasional rumah sakit dalam memberikan layanan kepada masyarakat,” ujar Wiwin.

Dengan berbagai langkah tersebut, manajemen RSUD KHZ Musthafa berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap dapat berjalan optimal, termasuk selama periode libur panjang Lebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *