News

Tak Hanya Ibadah, Kota Tasikmalaya Siapkan Musabaqah Memakmurkan Masjid

14
×

Tak Hanya Ibadah, Kota Tasikmalaya Siapkan Musabaqah Memakmurkan Masjid

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | Kota Tasikmalaya berencana menggelar musabaqah atau lomba memakmurkan masjid sebagai upaya meningkatkan peran masjid dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan tersebut bertujuan mendorong umat Islam untuk lebih aktif memanfaatkan masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat.

Panitia penyelenggara, H. Agus Jamaludin, mengatakan masjid memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat melaksanakan ibadah ritual seperti salat dan mengaji.

“Masjid tidak hanya untuk ibadah saja. Masjid juga bisa menjadi tempat musyawarah warga, kegiatan sosial, hingga ruang berkumpul masyarakat,” kata Agus saat ditemui di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Sabtu 11 April 2026.

Menurutnya, salah satu cara sederhana memakmurkan masjid adalah dengan meningkatkan kehadiran jamaah dalam salat berjamaah, terutama pada waktu Subuh dan Isya.

Namun demikian, kegiatan memakmurkan masjid tidak hanya terbatas pada ibadah berjamaah. Masjid juga dapat difungsikan sebagai tempat pelayanan umat yang terbuka bagi masyarakat.

Agus mencontohkan beberapa masjid di daerah lain yang membuka fasilitasnya selama 24 jam bagi musafir atau masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, masjid juga dapat berperan dalam membantu warga yang mengalami kesulitan ekonomi melalui kegiatan sosial yang dikelola oleh jamaah.

“Masjid seharusnya tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.

Ia menilai pengelolaan masjid yang baik oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menjadi faktor penting agar masjid dapat menjalankan berbagai fungsi tersebut secara optimal.

Melalui lomba memakmurkan masjid, panitia berharap pengelola masjid dapat lebih kreatif dalam membuat program kegiatan yang bermanfaat bagi jamaah.

Program tersebut di antaranya mendorong peningkatan kualitas ibadah, pengelolaan manajemen masjid yang lebih profesional, hingga pengembangan kegiatan sosial dan ekonomi berbasis masjid.

Selain itu, lomba ini juga diharapkan dapat melibatkan generasi muda agar lebih aktif dalam kegiatan masjid.

“Kami ingin masjid menjadi pusat pembinaan umat yang hidup, baik dari sisi ibadah, kegiatan sosial, maupun pemberdayaan masyarakat,” pungkas Agus.(Ryan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *