News

Akmal Faqih, Model Multitalenta Asal Kota Tasikmalaya dengan Segudang Prestasi

21
×

Akmal Faqih, Model Multitalenta Asal Kota Tasikmalaya dengan Segudang Prestasi

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | Di usianya yang masih belia, Akmal Faqih telah menunjukkan kiprah yang tak biasa. Remaja kelahiran Tasikmalaya, 4 Maret 2008 ini perlahan menapaki dunia modeling dan seni peran dengan deretan prestasi yang terus bertambah, sekaligus membuktikan bahwa kerja keras dan konsistensi mampu membuka banyak peluang.

Akmal, yang akrab disapa dengan nama panggilannya, mulai dikenal lewat berbagai ajang modeling di tingkat kota hingga provinsi.

Ketertarikannya pada dunia seni tak lepas dari hobi yang ia tekuni sejak kecil, yakni olahraga dan menciptakan karya. Dari situlah, cita-citanya untuk menjadi seorang seniman tumbuh dan semakin kuat.

Di bidang modeling, prestasi Akmal terbilang menonjol. Ia berhasil meraih juara pertama dalam Fashion Festival Batik Kota Tasikmalaya, serta juara dua dalam ajang Fashion Festival Busana Muslim di kota yang sama.

Tak hanya itu, ia juga pernah menjadi juara pertama dalam pemilihan “Cowo Cewe Keren dan Fotogenik”, serta mendapatkan penghargaan Best Performance dalam ajang pemilihan bintang iklan dan sinetron tahun 2025.

Langkahnya semakin mantap ketika ia meraih juara pertama dalam Top Model Bandung Automotive Contest 2025, serta dinobatkan sebagai Best Catwalk pada ajang Top Model Automotive Contest Jawa Barat.

Prestasi lainnya termasuk juara pertama dalam fashion show batik Rumah Batik Tasikmalaya dan fashion show karnaval SCTV 2025. Bahkan, ia juga menerima penghargaan sebagai Model Bintang Berprestasi 2025 dari Demode Artist Management.

Terbaru, Akmal kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara 2 Lomba Fashion Show Spekta Ramadhan 2026 tingkat Jawa Barat yang digelar di Saung Gunung Jati, Kota Tasikmalaya, pada Selasa, 17 Maret 2026. Capaian ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta muda potensial di dunia modeling.

Tak hanya di dunia modeling, Akmal juga aktif di bidang seni peran. Ia tercatat pernah menjadi pemeran utama dalam film layar lebar berjudul Mengukir Asa, serta tampil sebagai pemeran pendukung dalam film horor Temui Aku di Kota Lama. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi Akmal untuk terus berkembang di industri hiburan.

Selain film, Akmal juga terlibat dalam berbagai proyek iklan dan endorse, serta hadir dalam sejumlah acara hiburan, termasuk gala premier film dan program televisi. Kehadirannya di berbagai platform menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi di berbagai lini industri kreatif.

Menariknya, perjalanan Akmal tidak hanya berhenti di modeling dan akting. Ia juga memiliki karya di bidang musik dengan beberapa single lagu, seperti Cinta Takkan Sirna, Harapan Ketujuh, Untukmu Cinta Segalanya, Setia Selamanya, dan Love You. Selain itu ia juga menulis film festival yang berjudul Hilang Arah dan menjadi DOP (Director of Photograpy) pada film festival Lima Baswara Bandung. Hal ini semakin menegaskan bahwa dirinya adalah sosok multitalenta.

Di luar dunia seni, Akmal juga mencatatkan prestasi di bidang olahraga dan akademik. Ia pernah meraih juara harapan satu dalam futsal Al Cup International Football Serpong City, juara dua sepak bola U-11 se-Priangan Timur, hingga juara di berbagai kompetisi tinju dan panahan. Dalam bidang akademik, ia dikenal sebagai siswa berprestasi dengan peringkat tiga di kelas XII.

Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan Akmal. Ia merupakan putra dari Asep Doni Indrajaya dan Ai Ratnawati, yang terus memberikan dorongan agar ia bisa berkembang dan meraih mimpinya.

Dengan berbagai capaian yang telah diraih, Akmal Faqih menjadi salah satu contoh generasi muda yang mampu mengembangkan potensi diri di berbagai bidang sekaligus.

Ke depan, ia bertekad untuk terus berkarya dan mengukir prestasi, sejalan dengan cita-citanya menjadi seorang seniman yang inspiratif.

Pencapaian tersebut turut mendapat apresiasi dari Pimpinan Demode Artist Management, Denny Suarghany. Ia mengaku bangga atas perkembangan dan konsistensi yang ditunjukkan Akmal dalam meniti karier di dunia modeling dan seni peran.

“Kami sangat bangga dengan capaian yang telah diraih Akmal sejauh ini. Di usianya yang masih muda, ia sudah menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan potensi besar untuk berkembang lebih jauh di industri ini,” ujar Denny.

Namun demikian, Denny mengingatkan agar Akmal tidak cepat berpuas diri. “Prestasi ini harus menjadi motivasi, bukan titik akhir. Teruslah belajar, tingkatkan kapasitas diri, dan jangan pernah berhenti berkembang agar bisa meraih pencapaian yang lebih tinggi lagi ke depan,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *