News

Salwa Azia Althafunisa, Putri Cilik Multitalenta Pecinta Budaya yang Penuh Prestasi

34
×

Salwa Azia Althafunisa, Putri Cilik Multitalenta Pecinta Budaya yang Penuh Prestasi

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | Semangat Hari Kartini tidak hanya diperingati sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai perjuangan, keberanian, dan kecintaan terhadap budaya bangsa kepada generasi muda. Semangat itu pula yang tercermin dari sosok Salwa Azia Althafunisa, gadis cilik berbakat asal Ciamis yang terus menorehkan prestasi di bidang seni, modeling, dan budaya.

Anak yang akrab disapa Salwa ini lahir di Tasikmalaya pada 23 April 2015. Di usianya yang kini menginjak 10 tahun, Salwa telah dikenal sebagai anak multitalenta yang aktif di berbagai kegiatan seni dan akademik. Ia saat ini duduk di bangku kelas 5 SD Negeri 1 Gunung Cupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis.

Putri dari pasangan Azis Muslim dan Ervina Nathalya tersebut memiliki hobi modeling dan menari. Kecintaannya terhadap dunia seni sudah terlihat sejak usia dini. Dengan dukungan keluarga dan lingkungan sekolah, Salwa tumbuh menjadi anak yang percaya diri, disiplin, dan memiliki semangat belajar tinggi. Meski aktif di berbagai kompetisi, Salwa tetap fokus menjalani pendidikan dengan baik dan bercita-cita menjadi seorang dokter.

Di bidang akademik dan seni budaya, Salwa memiliki sederet prestasi membanggakan. Ia pernah meraih posisi runner up Pasanggiri Jaipongan se-Jawa Barat tahun 2024, Juara 2 Tari Kreasi FLS2N 2024, serta Juara Favorit Jaipongan Tunggal tingkat SD tahun 2024. Tak hanya itu, Salwa juga berhasil menjadi Juara Kelas ke-2 dan meraih Juara 3 Sajak FTBI tahun 2025.

Kemampuannya di dunia modeling pun tak kalah gemilang. Salwa berhasil meraih Juara Umum Photogenic se-Jawa Barat 2024, Juara 1 Top Model 2024 se-Jawa Barat, hingga Juara Umum Fotogenik Cowo Cewe Keren 2024. Ia juga menyabet gelar Little Miss Celebrity Indonesia Culture 2024 dan Best of The Best Road to Star Indonesia Culture 2024.

Prestasi lainnya yang turut mengharumkan nama daerah adalah keberhasilannya menjadi Juara Icon Look Model se-Jawa Barat 2025 dan Juara Umum Top Model Army Look se-Jawa Barat 2025. Atas dedikasi dan pencapaiannya di bidang seni dan pariwisata, Salwa juga menerima sertifikat penghargaan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Tak hanya berprestasi di atas panggung, Salwa juga mulai menjajal dunia hiburan dan pertunjukan. Ia pernah tampil sebagai model karnaval kostum pada acara Karnaval SCTV 2024 di Tasikmalaya serta menjadi model video klip lagu Vadly Nyong berjudul Drama Dusta 2025.

Terbaru, Salwa kembali mencatatkan pencapaian membanggakan dengan menjadi salah satu finalis Pasanggiri Ujang Nyai Kabupaten Ciamis ke-9 Tahun 2026. Ajang tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis yang menjadi wadah pengembangan generasi muda di bidang budaya, pariwisata, dan pelestarian kearifan lokal.

Dalam kompetisi tersebut, Salwa dipercaya menjadi wakil dari SD Negeri 1 Gunung Cupu Ciamis. Kesempatan itu menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri bagi dirinya. Bagi Salwa, mengikuti Pasanggiri Ujang Nyai bukan hanya tentang perlombaan, melainkan juga bentuk kecintaan terhadap budaya Sunda dan budaya Indonesia secara keseluruhan.

Momentum Hari Kartini tahun ini pun memiliki makna mendalam bagi Salwa. Menurutnya, sosok Kartini adalah teladan bagi anak-anak perempuan Indonesia untuk berani berkarya, percaya diri, dan terus belajar demi meraih cita-cita. Semangat Kartini menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus mengembangkan bakat tanpa melupakan budaya bangsa.

Salwa mengaku senang bisa mengenal berbagai kesenian tradisional sejak kecil, mulai dari tari jaipong hingga kegiatan budaya lainnya. Baginya, budaya Indonesia memiliki keindahan dan keunikan yang harus dijaga oleh generasi muda agar tidak hilang ditelan zaman.

“Budaya Indonesia itu sangat indah dan beragam. Aku ingin ikut melestarikannya lewat seni, modeling, dan penampilan di berbagai acara budaya,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Kecintaannya terhadap budaya juga tercermin dalam setiap penampilannya di atas panggung. Salwa tidak hanya menampilkan kemampuan modeling, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman modern.

Di balik sederet prestasi yang telah diraih, Salwa tetap dikenal sebagai anak yang rendah hati dan rajin belajar. Dukungan orang tua, guru, serta lingkungan sekolah menjadi kekuatan besar yang terus mendorongnya untuk berkembang dan berprestasi.

Perjalanan Salwa masih panjang. Namun, langkah kecil yang ia tempuh hari ini telah menunjukkan semangat besar seorang anak Indonesia yang ingin terus berkarya dan menginspirasi. Dengan bakat, kerja keras, dan kecintaannya terhadap budaya Nusantara, Salwa menjadi salah satu generasi muda yang membawa harapan bagi masa depan seni dan budaya Indonesia.

Dalam perjalanan pengembangan bakatnya, Salwa juga mendapatkan pembinaan dari Demode Artist Management yang dipimpin oleh Denny Suharghany. Melalui wadah tersebut, Salwa terus diasah kemampuan modeling, public speaking, penampilan panggung, hingga penguatan karakter dan rasa percaya diri sejak usia dini.

Menurut Denny Suharghany, potensi yang dimiliki Salwa menjadi salah satu contoh anak muda berbakat yang perlu terus didorong agar berkembang lebih maksimal. Ia menilai Salwa memiliki semangat belajar tinggi dan kemampuan yang terus berkembang di setiap kesempatan tampil.

“Prestasi yang diraih saat ini tentu sangat membanggakan, tetapi jangan sampai cepat merasa puas. Teruslah belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di masa depan,” ujar Denny.

Ia juga berharap Salwa dapat terus menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk berani berkarya, mengembangkan bakat, sekaligus mencintai budaya Indonesia sejak dini.

Dengan dukungan keluarga, sekolah, serta pembinaan dari Demode Artist Management, Salwa diharapkan mampu terus menorehkan prestasi dan menjadi generasi muda yang membawa nama baik daerah di berbagai ajang seni, budaya, dan modeling tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *