News

Puluhan Siswa Yayasan Kuttab An-Najah Belajar Bahaya Kebakaran Lewat Damkar Goes to School

107
×

Puluhan Siswa Yayasan Kuttab An-Najah Belajar Bahaya Kebakaran Lewat Damkar Goes to School

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | Suasana di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya mendadak ramai oleh teriakan dan antusiasme puluhan anak sekolah, Kamis 21 Mei 2026.

Sebanyak 27 siswa dari Yayasan Kuttab An-Najah mengikuti kegiatan “Damkar Goes to School” yang digelar sebagai sarana edukasi sejak dini tentang bahaya kebakaran dan profesi petugas pemadam kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dikenalkan berbagai penyebab kebakaran, cara penanganan sederhana, hingga tugas dan peran petugas damkar di tengah masyarakat. Suasana semakin meriah saat anak-anak berinteraksi langsung dengan petugas dan peralatan pemadam kebakaran.

Ustadzah Mulyani mengatakan kegiatan edukasi tersebut rutin dilakukan dua tahun sekali sebagai bagian dari pembelajaran luar kelas bagi para peserta didik.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya mengenalkan profesi pemadam kebakaran, tetapi juga mengajak anak-anak memahami makna kehidupan melalui unsur air dan api.

“Kami mengajak anak-anak untuk mentadabburi dan mentafakuri unsur air dan api. Dua unsur ini diciptakan dengan sifat yang saling bertolak belakang, tetapi saling melengkapi dan memiliki hikmah tentang keseimbangan alam serta kehidupan manusia,” ujar Mulyani.

Ia menambahkan, di sekolah para siswa juga mendapatkan materi pembelajaran tentang keimanan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, kegiatan outing class tersebut menjadi bagian dari praktik langsung untuk mengukur pemahaman para santri terhadap materi yang sudah dipelajari di sekolah.

“Nanti setelah kegiatan selesai, kami akan bertanya kepada peserta didik tentang hikmah yang mereka dapatkan dari kegiatan ini,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, pihak yayasan berharap para siswa dapat lebih memahami lingkungan sekitar dan belajar langsung dari pengalaman nyata, sehingga teori yang diperoleh di sekolah bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.(Ryan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *