News

Peletakan Batu Pertama RS Adhyaksa Jabar di Lembang, Perkuat Layanan Kesehatan dan Dukungan Penegakan Hukum

107
×

Peletakan Batu Pertama RS Adhyaksa Jabar di Lembang, Perkuat Layanan Kesehatan dan Dukungan Penegakan Hukum

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV | Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Barat resmi digelar di Jalan Maribaya No. 94, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin 23 Februari 2026.

Pembangunan rumah sakit tersebut menjadi tonggak baru penguatan layanan kesehatan sekaligus dukungan terhadap sistem penegakan hukum di Jawa Barat.

Kegiatan itu dihadiri Plt. Wakil Jaksa Agung Prof. Dr. Asep Nana Mulyana dan didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. Turut hadir Jaksa Agung Muda Pembinaan Dr. Hendro Dewanto, Kepala Pusat Kesehatan Yustisial Dr. Faizal Arief Nurokhman, Ketua DPRD Jawa Barat, Ketua Pengadilan Tinggi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Bupati Bandung Barat, Wali Kota Bandung, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dr. Hermon Dekristo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan rumah sakit tersebut.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Barat merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam mendukung pemenuhan hak masyarakat atas layanan kesehatan yang layak.

“Pembangunan rumah sakit ini adalah wujud nyata komitmen Kejaksaan untuk hadir tidak hanya dalam fungsi penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan. Kami berharap rumah sakit ini dapat melayani masyarakat secara profesional, humanis, dan berintegritas,” ujar Hermon.

Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Barat dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 89.085 meter persegi. Lahan tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat pada 2025 dan telah melalui proses verifikasi administrasi secara lengkap.

Ke depan, rumah sakit ini tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga besar Adhyaksa, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Selain pelayanan kesehatan umum, rumah sakit ini juga akan mendukung layanan kesehatan yustisial, termasuk medis forensik klinik serta dukungan medikolegal yang berkaitan dengan proses penegakan hukum.

Sementara itu, Plt. Wakil Jaksa Agung Prof. Dr. Asep Nana Mulyana menegaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Barat merupakan bagian dari upaya institusi Kejaksaan untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Rumah sakit ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, sekaligus mendukung efektivitas pelaksanaan tugas penegakan hukum,” kata Asep.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Momentum peletakan batu pertama ini, lanjutnya, menjadi awal tanggung jawab seluruh pihak agar proses pembangunan berjalan tepat waktu, transparan, dan akuntabel. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat menjunjung tinggi integritas sehingga proyek strategis tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jawa Barat.

Melalui sinergi antara Kejaksaan, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai mitra strategis, Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Barat ditargetkan berkembang menjadi fasilitas kesehatan modern yang unggul serta berorientasi pada pelayanan prima.(Ryan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *