News

Satreskrim Polres Tasikmalaya Rutin Santuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian di Tengah Masyarakat

20
×

Satreskrim Polres Tasikmalaya Rutin Santuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian di Tengah Masyarakat

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya terus menjalankan kegiatan sosial di tengah masyarakat. Salah satu program yang rutin dilakukan adalah menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim piatu di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut dilakukan secara berkala dengan menyasar panti asuhan maupun anak-anak yatim yang membutuhkan bantuan. Dalam pelaksanaannya, personel Satreskrim memberikan paket makanan serta santunan untuk membantu kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Samsul Bahri, mengatakan kegiatan berbagi tersebut telah menjadi bagian dari agenda rutin satuannya.

“Berbagi kebaikan dengan anak-anak yatim piatu ini sudah menjadi agenda rutin kami. Gerakan ini tidak hanya dilakukan pada program Jumat Berkah, tetapi juga pada kesempatan lain ketika kami bisa berbagi dengan masyarakat,” ujar Heru, Kamis (11/6/2026).

Menurut Heru, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial yang ingin terus dijaga oleh jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya. Selain memberikan bantuan, pihaknya juga berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan.

Salah satu lokasi yang dikunjungi dalam kegiatan terbaru adalah Yayasan Yatim Piatu An-Nur yang berada di Desa Cilampung Hilir, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya.

Di yayasan tersebut, personel Satreskrim menyerahkan bantuan kepada puluhan anak asuh yang tinggal dan mendapatkan pembinaan di lingkungan yayasan.

Pengurus Yayasan An-Nur, Elis, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh jajaran kepolisian. Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi anak-anak yang berada di bawah pengasuhan yayasan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu anak-anak yang kami bina di sini,” kata Elis.

Ia menjelaskan, saat ini Yayasan An-Nur menampung sekitar 40 anak yatim piatu. Mereka berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang yang beragam, tidak hanya dari Tasikmalaya dan Bandung, tetapi juga dari luar Pulau Jawa.

Menurut Elis, dukungan dari berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian, menjadi salah satu faktor penting dalam membantu pemenuhan kebutuhan anak-anak asuh sekaligus memberikan motivasi bagi mereka.

Heru berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa kepolisian berupaya hadir tidak hanya melalui tugas penegakan hukum, tetapi juga lewat kegiatan yang menyentuh aspek sosial kemasyarakatan.

“Kami ingin terus menjalin kedekatan dengan masyarakat dan memberikan manfaat melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti ini,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *