News

Prestasi Gemilang Pesilat Muda Kota Tasikmalaya, Ratu Aulia Sabet Emas di Jakarta

15
×

Prestasi Gemilang Pesilat Muda Kota Tasikmalaya, Ratu Aulia Sabet Emas di Jakarta

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kota Tasikmalaya. Ratu Aulia Anggraeni, pesilat cilik dari PPS PAS Trah Karsid, berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Piala KASAU 2026 yang berlangsung di Jakarta International Velodrome.

Medali emas tersebut diraih Ratu Aulia dari nomor tanding setelah mampu menunjukkan performa terbaiknya sepanjang pertandingan. Capaian ini sekaligus menambah daftar prestasi yang berhasil dikoleksi pesilat muda asal Tasikmalaya tersebut di berbagai ajang kompetisi.

Pelatih PPS PAS Trah Karsid, Ari Kusnandar, mengatakan keberhasilan yang diraih anak didiknya merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan secara konsisten selama menjalani latihan.

Menurutnya, pencapaian tersebut juga tidak terlepas dari dukungan penuh keluarga yang selalu mendampingi proses pembinaan atlet sejak awal.

“Dari rentetan prestasi yang diraih oleh Ratu Aulia Anggraeni dari arena ke arena pertandingan, hal ini tidak terlepas dari dukungan penuh orang tuanya. Alhamdulillah, usaha keras tak pernah mengkhianati hasil,” ujar Ari, Minggu (21/6/2026).

Ari menjelaskan, keberhasilan meraih medali emas merupakan buah dari kedisiplinan dan ketekunan yang terus ditanamkan selama proses latihan.

“Kemenangan ini adalah buah dari ketekunan, disiplin, dan keringat yang tak terhitung jumlahnya saat latihan. Terima kasih atas doa dan dukungan dari keluarga, pelatih, serta seluruh masyarakat yang terus mengawal perjuangan di atas gelanggang,” katanya.

Ia menilai prestasi tersebut tidak hanya sebatas perolehan medali, tetapi juga menjadi bukti bahwa pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah maupun bangsa.

Lebih lanjut, Ari berharap pemerintah dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pembinaan atlet pencak silat, khususnya bagi atlet usia dini yang memiliki potensi untuk berkembang di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, dukungan berupa peningkatan program pembinaan, penyediaan fasilitas latihan yang memadai hingga pemberian apresiasi bagi atlet berprestasi sangat dibutuhkan untuk menjaga motivasi para atlet.

“Ke depan kami berharap pemerintah memberikan dukungan yang berkelanjutan, baik melalui pembinaan yang lebih intensif, fasilitas latihan yang memadai, maupun apresiasi bagi atlet berprestasi. Dukungan tersebut sangat penting agar atlet dapat terus berkembang dan mengharumkan nama daerah serta bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, penggiat budaya yang dikenal dengan nama Ki Sanca menilai pencak silat memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar cabang olahraga.

Menurutnya, pencak silat merupakan warisan budaya leluhur yang telah menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia dan harus terus dijaga keberlangsungannya.

“Saya memandang pencak silat sebagai warisan leluhur yang berakar kuat dalam budaya Melayu dan telah diakui dunia sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO. Pencak silat bukan hanya olahraga atau seni bela diri, tetapi juga cerminan karakter dan jati diri bangsa Indonesia,” kata Ki Sanca.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah terhadap pelestarian dan pengembangan pencak silat sangat penting agar seni bela diri asli Indonesia tersebut tetap berkembang di tengah perubahan zaman.

Selain mencetak atlet berprestasi, pembinaan pencak silat juga dinilai berperan dalam membentuk karakter generasi muda serta memperkuat identitas budaya bangsa.

Dengan prestasi yang kembali diraih Ratu Aulia Anggraeni, Kota Tasikmalaya menunjukkan potensinya sebagai salah satu daerah yang mampu melahirkan atlet-atlet pencak silat berbakat. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa melalui pencak silat.(Ryan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *