TASIK.TV | Semangat menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 digelorakan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Tasikmalaya.
Kepala DPPKBP3A Kota Tasikmalaya Nanang bersama Sekretaris Dinas Hj. Yani Nurjamaniah turun langsung membagikan bendera Merah Putih kepada warga, Kamis, 13 Agustus 2026.
Bendera diberikan secara door to door kepada warga yang belum memasangnya atau belum memilikinya.
Nanang mengatakan pembagian bendera bukan sekadar kegiatan menyemarakkan bulan kemerdekaan. Aksi tersebut menjadi cara untuk menghidupkan kembali rasa cinta tanah air dan nasionalisme di tengah masyarakat.
“Poin utamanya menyalakan kembali rasa cinta tanah air dan memperkuat jiwa nasionalisme warga,” kata Nanang.
Sasaran pembagian meliputi warga yang rumahnya belum mengibarkan Merah Putih hingga masyarakat dan pengendara yang ditemui di sekitar lokasi kegiatan.
Menurut Nanang, Merah Putih memiliki makna lebih dari sekadar simbol negara. Bendera itu menjadi pengingat atas perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.
“Merah Putih bukan sekadar selembar kain. Ia adalah tetesan darah dan air mata para pahlawan yang diwariskan kepada kita,” ujarnya.
Sekretaris DPPKBP3A Hj. Yani Nurjamaniah mengatakan pengibaran bendera di setiap rumah diharapkan dapat mempererat persatuan sekaligus menghidupkan semangat gotong royong.
“Kami mengajak warga mengingat kembali pengorbanan para pahlawan dan merekatkan persatuan bangsa melalui berkibarnya Sang Merah Putih di setiap rumah,” kata Yani.
Ia mengatakan kegiatan serupa diharapkan dapat digelar lebih semarak pada tahun mendatang. Sasaran pembagian bendera juga akan diperluas, termasuk kepada pengendara yang melintas di depan kantor DPPKBP3A, menyesuaikan kemampuan.
Bagi DPPKBP3A, satu bendera yang berkibar di depan rumah bukan sekadar hiasan perayaan kemerdekaan. Ia menjadi penanda bahwa warga berada dalam satu bangsa dan satu tanah air.
“Dengan membagikan Sang Merah Putih, kita satukan kembali denyut nadi kebersamaan dan semangat gotong royong di setiap sudut lingkungan,” kata Nanang.









