News

Baru Menjabat, Kadinsos Tasikmalaya Fokus Percepat Sekolah Rakyat Terintegrasi

109
×

Baru Menjabat, Kadinsos Tasikmalaya Fokus Percepat Sekolah Rakyat Terintegrasi

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV– Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Rahman, S.Sos., M.Si., mulai memetakan sejumlah program prioritas setelah dipercaya memimpin Dinas Sosial. Salah satu fokus utamanya adalah menindaklanjuti arahan Wali Kota Tasikmalaya terkait percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) sebagai upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Saat ditemui pada Minggu (12/7/2026), Rahman mengatakan program Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan akses pendidikan, fasilitas asrama, serta kebutuhan hidup secara gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah mempercepat proses penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah permanen. Lahan yang dibutuhkan diperkirakan mencapai sedikitnya lima hektare sesuai ketentuan program.

“Proses pengadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi permanen saat ini masih dalam tahap pencarian lahan. Pak Wali berharap prosesnya dapat segera dipercepat dan dioptimalkan. Saat ini Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 Kota Tasikmalaya memiliki 62 siswa, terdiri dari satu rombongan belajar tingkat SD dan dua rombongan belajar tingkat SMP. Awalnya terdapat 75 siswa, namun 13 di antaranya mengundurkan diri dengan berbagai alasan,” ujar Rahman.

Selain menyiapkan program Sekolah Rakyat, Rahman juga menaruh perhatian pada peningkatan akurasi data penerima bantuan sosial. Menurutnya, ketepatan data menjadi faktor penting agar program pengentasan kemiskinan benar-benar menyasar masyarakat yang berhak menerima.

Ia menjelaskan, saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) tengah melaksanakan sensus ekonomi yang hasilnya akan menjadi salah satu dasar dalam pemutakhiran data kemiskinan. Data tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam menentukan berbagai bentuk intervensi pemerintah.

Rahman menegaskan Dinas Sosial akan memperkuat sistem pelayanan sosial melalui pembentukan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) di tingkat kota, serta Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di tingkat kecamatan dan kelurahan sesuai amanat Peraturan Menteri Sosial.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan sesuai hak masyarakat dengan terus memperbaiki validitas data. Kehadiran SLRT dan Puskesos diharapkan mampu mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial sekaligus memastikan bantuan sosial tersalurkan secara tepat sasaran,” katanya.

Sebagai pimpinan baru di Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Rahman menegaskan dirinya ingin membangun budaya pelayanan yang lebih responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Saya tidak hadir sekadar sebagai pimpinan, tetapi sebagai pelayan bagi masyarakat yang paling membutuhkan. Dinas Sosial harus bertransformasi menjadi institusi yang responsif, transparan, dan penuh empati. Tugas kami bukan hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mengembalikan harapan, memuliakan kelompok rentan, serta memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh pelayanan sosial,” pungkasnya.(Ryan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *