News

Fokus Pengentasan Kemiskinan hingga Stunting, Ini Prioritas Kadis DPPKBP3A Tasikmalaya yang Baru

90
×

Fokus Pengentasan Kemiskinan hingga Stunting, Ini Prioritas Kadis DPPKBP3A Tasikmalaya yang Baru

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV – Baru beberapa hari dilantik sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Tasikmalaya, Nanang Suhara, S.Pd., M.M., langsung menegaskan arah kebijakan yang akan menjadi fokus kerjanya.

Nanang resmi dilantik pada Kamis, 9 Juli 2026. Saat ditemui di kediamannya, Minggu (12/7/2026), ia mengatakan seluruh program DPPKBP3A akan diselaraskan dengan program prioritas pemerintah pusat sekaligus mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, pembangunan keluarga menjadi salah satu kunci dalam mendukung pengentasan kemiskinan, memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hingga mempercepat penurunan angka stunting sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas.

“Program yang kami jalankan tidak hanya berbicara soal keluarga berencana atau pengendalian kelahiran, tetapi juga bagaimana menciptakan keluarga yang berkualitas melalui peningkatan SDM, pemerataan demografi, serta pencegahan stunting. Semua itu akan kami selaraskan dengan Rencana Strategis (Renstra) DPPKBP3A,” ujar Nanang.

Terkait tantangan yang dihadapi, Nanang mengaku saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan terhadap berbagai persoalan di bidang keluarga berencana di Kota Tasikmalaya. Hasil pemetaan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan dan langkah strategis yang lebih tepat sasaran.

“Saat ini kami sedang mengidentifikasi kondisi dan tantangan yang ada. Setelah itu akan kami bahas bersama seluruh jajaran DPPKBP3A agar solusi yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, percepatan penurunan stunting tetap menjadi salah satu program prioritas, baik di tingkat nasional, Provinsi Jawa Barat maupun Kota Tasikmalaya. Karena itu, DPPKBP3A akan memperkuat koordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan para pemangku kepentingan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Penurunan stunting membutuhkan kolaborasi lintas OPD, sehingga koordinasi akan terus kami perkuat agar target yang telah ditetapkan bisa tercapai,” ungkapnya.

Selain melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, Nanang memastikan pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap program yang dinilai masih perlu penyempurnaan.

“Tentunya program-program yang baik akan kami lanjutkan. Sementara yang masih kurang akan kami evaluasi agar pelaksanaannya ke depan semakin optimal,” jelasnya.

Nanang menegaskan, keberhasilan menurunkan angka stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab DPPKBP3A semata. Menurutnya, diperlukan keterlibatan seluruh perangkat daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, kader, dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat.

“Saya mengajak seluruh jajaran DPPKBP3A, para kader, mitra kerja, serta seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya untuk bersama-sama menyukseskan pembangunan keluarga, percepatan penurunan stunting, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan semangat kolaborasi, kerja keras, dan keikhlasan, insyaallah kita dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mewujudkan Kota Tasikmalaya yang lebih maju, religius, inovatif, dan berkelanjutan. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar kami dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.(Ryan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *